Diberdayakan oleh Blogger.
Anda Akan Terpesona Dengan Perubahan Yang Terjadi Setelah Penggunaan Antioksidan Terkuat Astaxanthin "PUREASTA", Buktikan....
Tampilkan postingan dengan label pureasta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pureasta. Tampilkan semua postingan

Astaxanthin, Nutrisi Paling Berpengaruh Yang Pernah Ditemukan Bagi Kesehatan Mata Anda

Para ilmuwan sejak lama menemukan bahwa pigmen alami yang disebut karotenoid memiliki sifat antioksidan kuat yang sangat penting untuk kesehatan Anda.

Tapi baru sekarang-sekarang ini ada satu jenis karotenoid yang melompat ke garis terdepan dalam hal statusnya sebagai "supernutrient," menjadi fokus pembicaraan dan analisis dari sejumlah besar publikasi ilmiah.

Karotenoid tersebut adalah astaxanthin.

Astaxanthin diproduksi oleh mikroalga Haematoccous pluvialis ketika pasokan airnya samapai mengering, yang memaksanya untuk melindungi diri dari radiasi ultraviolet.

Astaxanthin, jauh lebih kuat dari beta-karoten, alfa-tokoferol, likopen dan lutein, dan karotenoid lainnya.  Astaxanthin menunjukkan aktivitas SANGAT KUAT dalam melawan radikal bebas, dan melindungi sel, organ dan jaringan tubuh dari kerusakan oksidatif.

Astaxanthin untuk Kesehatan Mata

Dibandingkan dengan anti-oksidan dan karotenoid lainnya, astaxanthin alami  memiliki banyak keuntungan untuk kesehatan mata. Tidak hanya sebagai superantioksidan, astaxanthin juga dapat melintasi penghalang darah-retina untuk memberikan manfaat langsung dan perlindungan kepada organ mata. Tidak semua karotenoid mampu melintasi penghalang darah-retina (blood -retinal barrier) ini.

Astaxanthin untuk Pengobatan Katarak

Astaxanthin adalah sejenis karotenoid yang dapat membantu untuk pencegahan katarak atau membantu didalam tata laksana pengobatan katarak
 Katarak adalah sejenis kerusakan mata yang menyebabkan lensa mata berselaput dan rabun. Lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat menembusinya, bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total dan menghalangi jalan cahaya.

Astaxanthin Mengurangi Kelelahan pada Mata

Penelitian oleh Nagaki et al.  (2002) yang mengujikan pada 13 orang penderita VDT yang diberi 5 mg astaxanthin sehari selama 1 bulan terjadi penurunan kelelahan mata sebanyak 54%.

Astaxanthin Meningkatkan Aliran Darah ke Mata

Penelitian oleh Nagaki et al.  (2005) menunjukkan terjadinya peningkatan aliran darah ke retina pada kelompok yang diberi astaxanthin 6 mg selama 4 minggu.

Diduga aliran darah yang meningkat menuju mata menyebabkan nutrisi ke mata termasuk otot ciliary mata pun meningkat.

Astaxanthin Memperbaiki Daya Akomodasi Mata

Nitta et al. (2005) yang mengujikan dosis 6 mg astaxanthin pada 10 orang selama 1 bulan dan hasilnya secara umum kesehatan mata makin membaik.

Perokok...Jangan Lupakan Astaxanthin

Foto sepasang saudara kembar. Nona A tidak merokok dan Nona B merokok. Terlihat kan perbedaan kulit mereka?

Merokok tidak hanya merugikan kesehatan, tapi juga berdampak buruk terhadap kulit Anda. Artikel ini tidak akan “menceramahi” Anda soal bahaya merokok. Saya yakin para pembaca adalah orang dewasa yang dapat menentukan pilihan, dengan melihat gambar diatas.

Astaxanthin Penangkal Radikal Bebas, Penuaan Dini dan Penyakit Kronis

Siapapun pasti menginginkan umur panjang dan sehat selalu. Banyak cara dilakukan sedari muda untuk mencapai hal itu. Namun sayang banyak yang baru menyadari ketika kita telah atau sedang mengalami proses penuaan, saat dimana perubahan-perubahan baik fisik maupun psikis sedang berlangsung. Ada berbagai teori untuk mengurangi resiko menderita berbagai penyakit di usia tua ataupun memiliki kesehatan prima di usia tua, namun ada teori yang paling populer adalah teori radikal bebas, yaitu proses penuaan sebagai akibat kerusakan yang ditimbulkan radikal bebas.

Apakah itu RADIKAL BEBAS?

Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan elektron, sehingga molekul tersebut menjadi tidak stabil dan selalu berusaha mengambil elektron dari molekul atau sel lain. Radikal bebas dapat dihasilkan dari hasil metabolisme tubuh dan faktor eksternal seperti asap rokok, hasil penyinaran ultra violet, zat kimiawi dalam makanan dan polutan lain. Penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas bersifat kronis, yaitu dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk penyakit tersebut menjadi nyata, sebagai contoh serangan jantung & kanker.Untuk mencegah atau mengurangi penyakit kronis karena radikal bebas, diperlukan antioksidan.

Astaxanthin Untuk Pengobatan Diabetes

Peneliti Jepang menemukan bahwa astaxanthin dapat mengurangi stres oksidatif dalam sel-sel beta pankreas (sel-sel dalam tubuh yang memproduksi insulin) yang disebabkan oleh kadar gula darah tinggi kronis. Pada gilirannya, hal ini meningkatkan kemampuan tubuh untuk mengatur kadar glukosa darah dengan membiarkan sel-sel pankreas untuk membuat jumlah insulin yang tepat bila diperlukan.

Dalam diabetes ada korelasi kuat antara stres oksidatif dan fungsi kekebalan tubuh yang buruk. Astaxanthin membantu limfosit melakukan pekerjaan mereka lebih efektif dan melawan benda asing seperti bakteri, virus, dan sel yang terinfeksi patogen sehingga orang-orang dengan diabetes tidak akan lemah.

Menurut statistik kita yang paling terakhir dari tahun 2007, 57 juta orang telah menderita pra-diabetes, dan 23,6 juta anak dan orang dewasa menderita diabetes, jangan biarkan diri menjadi statistik berikutnya.

Dalam rangka membantu melindungi tubuh Anda terhadap perkembangan diabetes, yang merupakan penyakit yang mempengaruhi lebih banyak orang di AS, pastikan Anda menyertakan astaxanthin dalam diet Anda dan menjaga rendah gula dan rendah lemak. Astaxanthin diinformasikan dapat membantu mengatasi penyakit diabetes.

Penangkal Radikal Bebas Paling Efektif


Berbagai radikal bebas yang berasal dari polusi, asap rokok, sinar ultraviolet, makanan berlemak dan lain lain secara terus menerus 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, masuk ke dalam tubuh, menyebabkan proses oksidasi dan mengacaukan struktur sel manusia (stress oxidatif). Hal ini bila berlangsung lama akan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit kardiovaskuler, proses penuaan dini, kanker dan sebagainya.

Salah satu cara untuk menangkal radikal bebas adalah dengan pemberian antioksidan dari luar. Tetapi saat ini berbagai antioksidan yang dikenal justru menghasilkan radikal bebas baru (prooksidan) bila digunakan dalam jumlah besar dan lama.

Beruntung kini telah ditemukan antioksidan baru yaitu Astaxanthin, yang merupakan antioksidan yang paling kuat yang pernah ditemukan. Antioksidan yang termasuk golongan karotenoid ini mempunyai kekuatan 550 kali lebih kuat dari Vitamin E, 40 kali lebih kuat dari beta karoten dan 6000 kali lebih kuat dari Vitamin C.

Pure Asta , Antioksidan Terbaik dan Paling Aman

Pure Asta untuk terapi pemulihan kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. Anti penuaan kulit, mengurangi kulit keriput, dan mempercepat penyembuhan jerawat. Menyehatkan mata, melenturkan pembuluh darah, menjaga kebugaran dan meningkatkan sistem pertahanan tubuh.

Pure Asta mengandung bahan aktif Natural Astaxanthin 4 mg (Zanthin) berasal dari mikroalga (Haemustococcus pluvalis).

Astaxanthin adalah karotenoid alami yang memiliki kekuatan antioksidan luar biasa. Astaxanthin bisa ditemukan di mikroalga diseluruh dunia, mulai dari danau tropis sampai padang salju antartika. Astaxanthin adalah yang memberikan warna merah muda dan merah pada daging ikan salmon segar, udang dan lobster. Astaxanthin adalah salah satu dari antioksidan yang paling kuat yang pernah ditemukan.

Pure Asta lebih kuat dibanding vitamin C, vitamin E, Coenzyme Q10, EGCG (Green Tea), Alfa Lipoic Acid, Beta Karoten, Grape Seed.

Kegunaan/manfaat :
  1. Melindungi sel tubuh dari kerusakan.
  2.  Mengurangi resiko penuaan/ awet muda.
  3. Meningkatkan kelembaban, elastisitas kulit.
  4. Mengurangi keriput & jerawat.
  5. Meningkatkan kekuatan penglihatan/ mata.
  6. Mengurangi kelelahan mata.
  7. Meningkatkan kesuburan
  8. Mempercepat proses pertumbuhan sel baru yang sehat.
  9. Meningkatkan daya tahan terhadap virus & bakteri.
  10. Memperbaiki struktur sel & sirkulasi darah.
  11. Melenturkan sistem pembuluh darah bagi usia 35 tahun ke atas sehingga menekan resiko stroke, terutama bagi penderita hipertensi, diabetes dan kolesterol.
  12. Meningkatkan kekuatan dan mengurangi kerusakan otot.
  13. Meningkatkan daya tahan dan kebugaran selama latihan fisik
  14. Meningkatkan kekuatan akar rambut dan mempercepat regenerasi rambut.

Kelebihan Pure Asta :
  • Memiliki efek anti inflamasi.
  • Memperpendek waktu transit darah.
  • Memperbaiki gejala klinis dispepsia tanpa ulkus (ketidaknyamanan lambung yang menahun).
  • Antioksidan teraman tanpa efek pro-oksidan
  • Bekerja dan menembus berbagai membran sel (multifungsi lipofilik & hidrofilik).

Komposisi
Tiap kapsul mengandung : Natural Astaxanthin (Zanthin) 4 mg

Takaran pemakaian umum:
Sehari 1 kali 1 kapsul

Kemasan :
Box, 3 strip @ 10 kapsul
POM SD 101 340 131


Astaxanthin, Antioksidan Superior Pada Pengobatan Diabetes Mellitus


Astaxanthin merupakan karotenoid alami yang memiliki kekuatan antioksidan yang luar biasa dan dapat ditemukan di mikroalga di seluruh dunia. Astaxanthin memberikan warna merah muda dan merah pada daging salmon segar, udang dan lobster. Penelitian menunjukkan bahwa Astaxanthin memiliki kekuatan 550 kali lebih kuat dibandingkan vitamin E dan 40 kali lebih kuat dibanding β carotene sebagai pengikat singlet oksigen serta 1000 kali lebih kuat dibandingkan vitamin E sebagai peroksidase lipid. 

Penelitian menunjukan, Astaxanthin memiliki efek positif pada percobaan tikus dengan DM dan mengurangi keparahan penyakit dengan memperlambat toksisitas glukosa dan kerusakan ginjal. Hal ini mempunyai implikasi besar terhadap kelompok beresiko tinggi serta golongan prediabetes atau intoleransi glukosa.

Stres Oksidatif, Anti Oksidan dan Latihan

Stres Oksidatif adalah keadaan patologis yang disebabkan oleh kerusakan sel dan jaringan didalam tubuh karena peningkatan jumlah radikal bebas yang tidak normal. Stres oksidatif merupakan akibat langsung dari peningkatan radikal bebas dan atau menurunnya aktifitas fisiologi antioksidan dalam melawan radikal bebas.

Radikal bebas merupakan atom tunggal atau berkelompok yang sedikitnya mempunyai satu orbit terluar yang mempunyai satu elektron tunggal (tidak berpasangan) di mana seharusnya mempunyai elektron berpasangan.

Antioksidan adalah unsur kimia atau biologi yang dapat menetralisasi potensi kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas tadi. Beberapa antioksidan endogen (seperti enzim superoxide-dismutase dan katalase) dihasilkan oleh tubuh, sedangkan yang lain seperti vitamin C dan E merupakan antioksidan eksogen yang harus didapat dari luar tubuh seperti buah-buahan dan sayur-sayuran (Iorio, 2007).

Apakah suplementasi antioksidan perlu bagi individu yang melakukan pelatihan teratur ? Alasan ini muncul karena terjadi peningkatan radikal bebas selama pelatihan.

Astaxanthin, Antioksidan Atasi Kelelahan, Kerusakan Sel dan Peradangan Otot

Seiring dengan meningkatnya kepedulian masyarakat akan hidup sehat, ilmu pengetahuan tentang anti penuaan terus berkembang. Berbagai usaha dilakukan orang untuk menunda proses penuaan. Orang ingin berumur panjang tetapi tetap sehat dan mempunyai kualitas hidup yang baik dalam menjalani hari tuanya.

Ilmu anti penuaan terus berkembang dengan berbagai penelitian yang semuanya ditujukan untuk mendalami tentang proses penuaan dan mencari pengetahuan tentang cara mengatasi dan memperlambat proses penuaan tersebut, yaitu mencegah penyakit, kesakitan, ketidakmampuan dan keterbatasan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Ada 4 prinsip teori proses penuaan yaitu teori “ wear and tear “, teori neuro endokrin, teori kontrol genetik dan teori radikal bebas. Sampai saat ini diyakini ada 5 pilar ilmu anti penuaan yaitu : diet, nutrisi, suplementasi, olah raga, dan terapi sulih hormon. Olah raga atau pelatihan merupakan pertahanan pertama melawan proses penuaan. Dengan berolah raga fungsi tubuh dapat dipertahankan dan ditingkatkan walaupun umur bertambah tua (Goldman, 2007).

  © KlikSehat Mau Sehat Tinggal Klik by Info Kesehatan Online 2012

Back to TOP