Diberdayakan oleh Blogger.
Anda Akan Terpesona Dengan Perubahan Yang Terjadi Setelah Penggunaan Antioksidan Terkuat Astaxanthin "PUREASTA", Buktikan....
Tampilkan postingan dengan label anti penuaan dini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anti penuaan dini. Tampilkan semua postingan

Pure Asta, Antioksidan Astaxanthin Multikhasiat


Pure Asta adalah suplemen yang terbuat dari Astaxanthin alami (Zanthin), yang tergolong sebagai super antioksidan.

Astaxanthin alami adalah keluarga dari Carotenoid (Pigmen larut dalam lemak dan Antioksidan).

Sumber utama Astaxanthin adalah Alga dan Seafood (tidak terdapat dalam sayuran). Haematococcus Pluvialis merupakan sumber Astaxanthin terkaya.

Astaxanthin tidak dapat disintesa oleh binatang dan manusia, hal ini sama seperti carotenoid lainnya, misalnya Beta Carotene, Lutein, dan Lycopene.

Astaxanthin dari Haematococcus Pluvialis dalam bentuk ter-esterifikasi, lebih stabil dari free Astaxanthin. Astaxanthin menunjukkan efek sinergis dengan antioksidan lainnya seperti Vitamin C dan Vitamin E.

Sumber Alami Astaxanthin
Konsentrasi Astaxanthin (ppm)
Salmonids
Plankton
Krill
Arctic shrimp
Phaffia Yeast
Haematococcus pluvialis
~ 5
~ 60
~ 120
~ 1200
~ 8000
~ 40000

Mekanisme Kerja Astaxanthin

Astaxanthin “menangkap” singlet oksigen dan radikal bebas lainnya dengan menyerap energi tereksitasi dari singlet oksigen kedalam rantai polyene dan akhirnya membuang kelebihan energi ini dalam bentuk panas. Dengan cara ini struktur caretenoidnya tidak berubah dan siap menangkap singlet oksigen berikutnya

Astaxanthin dapat melalui perbatasan darah dan otak (BM<600 dalton & lipophilic) sehingga merupakan antioksidan yang baik untuk otak dan mata.

Astaxanthin mempunyai gugus hydrophobic (rantai polyene) dan juga gugus hydrophylic (keto hydroxyl ionone ring)

Efektifitas ASTAXANTHIN
  • Astaxanthin 500 – 1000 kali lebih kuat dari Vitamin E
  • Astaxanthin 6000 kali lebih kuat dari Vitamin C
  • Astaxanthin 800 kali lebih kuat dari Co Q10
  • Astaxanthin 550 kali lebih kuat dari EGCG Green Tea
  • Astaxanthin 75 kali lebih kuat dari Alpha Lipoic Acid (ALA)
  • Astaxanthin 40 kali lebih kuat dari Beta Caroten
  • Astaxanthin 17 kali lebih kuat dari Grape Seed
Kekuatan Menangkal Radikal Bebas
  • 65 kali lebih kuat dari Vitamin C
  • 54 kali lebih kuat dari Beta Karoten
  • 47 kali lebih kuat dari Lutein
  • 14 kali lebih kuat dari Vitamin E

Manfaat  Untuk Kesehatan
  • Membantu mengatasi Age Related Macular Degeneration (AMD) yang merupakan penyebab utama kebutaan pada orang usia di atas 50 tahun
  • Alzheimer dan Parkinson – penyakit neurodegenerative karena Astaxanthin melindungi susunan syaraf yang kaya dengan asam lemak jenuh dari oksidasi.
  • Mengurangi efek dari LDL dengan menghambat peroksidasi lemak (yang menyebabkan pembentukan plak pada sistim peredaran darah)
  • Melindungi sel, DNA dan mitokondria dari kerusakan karena oksidasi
  • Menstimulasi sistim imun dengan meningkatkan jumlah T-cell
  • Mencegah terjadinya sel tumor di lidah, saluran pencernaan, kandung kemih dan hati
  • Dyspepsia
  • Melindungi kulit dari sinar UV

Penangkal Radikal Bebas Paling Efektif


Berbagai radikal bebas yang berasal dari polusi, asap rokok, sinar ultraviolet, makanan berlemak dan lain lain secara terus menerus 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, masuk ke dalam tubuh, menyebabkan proses oksidasi dan mengacaukan struktur sel manusia (stress oxidatif). Hal ini bila berlangsung lama akan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit kardiovaskuler, proses penuaan dini, kanker dan sebagainya.

Salah satu cara untuk menangkal radikal bebas adalah dengan pemberian antioksidan dari luar. Tetapi saat ini berbagai antioksidan yang dikenal justru menghasilkan radikal bebas baru (prooksidan) bila digunakan dalam jumlah besar dan lama.

Beruntung kini telah ditemukan antioksidan baru yaitu Astaxanthin, yang merupakan antioksidan yang paling kuat yang pernah ditemukan. Antioksidan yang termasuk golongan karotenoid ini mempunyai kekuatan 550 kali lebih kuat dari Vitamin E, 40 kali lebih kuat dari beta karoten dan 6000 kali lebih kuat dari Vitamin C.

Pure Asta , Antioksidan Terbaik dan Paling Aman

Pure Asta untuk terapi pemulihan kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. Anti penuaan kulit, mengurangi kulit keriput, dan mempercepat penyembuhan jerawat. Menyehatkan mata, melenturkan pembuluh darah, menjaga kebugaran dan meningkatkan sistem pertahanan tubuh.

Pure Asta mengandung bahan aktif Natural Astaxanthin 4 mg (Zanthin) berasal dari mikroalga (Haemustococcus pluvalis).

Astaxanthin adalah karotenoid alami yang memiliki kekuatan antioksidan luar biasa. Astaxanthin bisa ditemukan di mikroalga diseluruh dunia, mulai dari danau tropis sampai padang salju antartika. Astaxanthin adalah yang memberikan warna merah muda dan merah pada daging ikan salmon segar, udang dan lobster. Astaxanthin adalah salah satu dari antioksidan yang paling kuat yang pernah ditemukan.

Pure Asta lebih kuat dibanding vitamin C, vitamin E, Coenzyme Q10, EGCG (Green Tea), Alfa Lipoic Acid, Beta Karoten, Grape Seed.

Kegunaan/manfaat :
  1. Melindungi sel tubuh dari kerusakan.
  2.  Mengurangi resiko penuaan/ awet muda.
  3. Meningkatkan kelembaban, elastisitas kulit.
  4. Mengurangi keriput & jerawat.
  5. Meningkatkan kekuatan penglihatan/ mata.
  6. Mengurangi kelelahan mata.
  7. Meningkatkan kesuburan
  8. Mempercepat proses pertumbuhan sel baru yang sehat.
  9. Meningkatkan daya tahan terhadap virus & bakteri.
  10. Memperbaiki struktur sel & sirkulasi darah.
  11. Melenturkan sistem pembuluh darah bagi usia 35 tahun ke atas sehingga menekan resiko stroke, terutama bagi penderita hipertensi, diabetes dan kolesterol.
  12. Meningkatkan kekuatan dan mengurangi kerusakan otot.
  13. Meningkatkan daya tahan dan kebugaran selama latihan fisik
  14. Meningkatkan kekuatan akar rambut dan mempercepat regenerasi rambut.

Kelebihan Pure Asta :
  • Memiliki efek anti inflamasi.
  • Memperpendek waktu transit darah.
  • Memperbaiki gejala klinis dispepsia tanpa ulkus (ketidaknyamanan lambung yang menahun).
  • Antioksidan teraman tanpa efek pro-oksidan
  • Bekerja dan menembus berbagai membran sel (multifungsi lipofilik & hidrofilik).

Komposisi
Tiap kapsul mengandung : Natural Astaxanthin (Zanthin) 4 mg

Takaran pemakaian umum:
Sehari 1 kali 1 kapsul

Kemasan :
Box, 3 strip @ 10 kapsul
POM SD 101 340 131


Manfaat Astaxanthin Untuk Kulit dan Mata


Astaxanthin  diakui sebagai antioksidan paling kuat sekaligus paling aman tanpa pro oksidan atau pemicu oksidator baru. Astaxanthin  merupakan karotenoid alami yang dapat ditemukan pada mikroalga di seluruh dunia, yang memberikan warna merah muda dan merah pada ikan salmon segar, udang, dan lobster.

Di banyak negara lain seperti Jepang dan Amerika astaxanthin  sudah terlebih dahulu populer, digunakan dalam banyak suplemen makanan. Banyak manfaat yang diberikan astaxanthin  terutama kekuatan antioksidannya yang dapat mencapai 500 hingga 1000 kali lebih besar dibanding vitamin E. Serta 40 kali lebih besar dibanding beta karoten.

Astaxanthin, Antioksidan Superior Yang Mengagumkan

Astaxanthin adalah antioksidan yang merupakan salah satu kelompok pigmen natural dari karotenoid. Di alam karotenoid dihasilkan sebagian besar oleh tanaman dan golongan mikroskopiknya yaitu mikroalgae. Astaxanthin terbanyak dihasilkan oleh mikroalgae Haematococcus pluvialis. Sumber lain adalah hasil fermentasi ragi merah muda Xanthophyllomyces dendrorhous atau ekstrak dari produk pigmen seperti udang Antarctic krill (Euphausia superba). Selain dari alam astaxanthin juga dapat dihasilkan sintetis kimia, dan banyak digunakan sebagai makanan ikan. Astaxanthin memiliki molekul yang sama dengan famili karotenoid beta-karoten, tetapi sangat berbeda pada struktur kimia dan biologi. Astaxanthin menunjukkan potensi antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan beta-karoten pada penelitian di laboratorium (Cysewski dan Lorenz, 2000).

Stres Oksidatif, Anti Oksidan dan Latihan

Stres Oksidatif adalah keadaan patologis yang disebabkan oleh kerusakan sel dan jaringan didalam tubuh karena peningkatan jumlah radikal bebas yang tidak normal. Stres oksidatif merupakan akibat langsung dari peningkatan radikal bebas dan atau menurunnya aktifitas fisiologi antioksidan dalam melawan radikal bebas.

Radikal bebas merupakan atom tunggal atau berkelompok yang sedikitnya mempunyai satu orbit terluar yang mempunyai satu elektron tunggal (tidak berpasangan) di mana seharusnya mempunyai elektron berpasangan.

Antioksidan adalah unsur kimia atau biologi yang dapat menetralisasi potensi kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas tadi. Beberapa antioksidan endogen (seperti enzim superoxide-dismutase dan katalase) dihasilkan oleh tubuh, sedangkan yang lain seperti vitamin C dan E merupakan antioksidan eksogen yang harus didapat dari luar tubuh seperti buah-buahan dan sayur-sayuran (Iorio, 2007).

Apakah suplementasi antioksidan perlu bagi individu yang melakukan pelatihan teratur ? Alasan ini muncul karena terjadi peningkatan radikal bebas selama pelatihan.

Astaxanthin, Antioksidan Atasi Kelelahan, Kerusakan Sel dan Peradangan Otot

Seiring dengan meningkatnya kepedulian masyarakat akan hidup sehat, ilmu pengetahuan tentang anti penuaan terus berkembang. Berbagai usaha dilakukan orang untuk menunda proses penuaan. Orang ingin berumur panjang tetapi tetap sehat dan mempunyai kualitas hidup yang baik dalam menjalani hari tuanya.

Ilmu anti penuaan terus berkembang dengan berbagai penelitian yang semuanya ditujukan untuk mendalami tentang proses penuaan dan mencari pengetahuan tentang cara mengatasi dan memperlambat proses penuaan tersebut, yaitu mencegah penyakit, kesakitan, ketidakmampuan dan keterbatasan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Ada 4 prinsip teori proses penuaan yaitu teori “ wear and tear “, teori neuro endokrin, teori kontrol genetik dan teori radikal bebas. Sampai saat ini diyakini ada 5 pilar ilmu anti penuaan yaitu : diet, nutrisi, suplementasi, olah raga, dan terapi sulih hormon. Olah raga atau pelatihan merupakan pertahanan pertama melawan proses penuaan. Dengan berolah raga fungsi tubuh dapat dipertahankan dan ditingkatkan walaupun umur bertambah tua (Goldman, 2007).

  © KlikSehat Mau Sehat Tinggal Klik by Info Kesehatan Online 2012

Back to TOP