Diberdayakan oleh Blogger.
Anda Akan Terpesona Dengan Perubahan Yang Terjadi Setelah Penggunaan Antioksidan Terkuat Astaxanthin "PUREASTA", Buktikan....
Tampilkan postingan dengan label obat kebugaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obat kebugaran. Tampilkan semua postingan

Astaxanthin, Antioksidan Superior Yang Mengagumkan

Astaxanthin adalah antioksidan yang merupakan salah satu kelompok pigmen natural dari karotenoid. Di alam karotenoid dihasilkan sebagian besar oleh tanaman dan golongan mikroskopiknya yaitu mikroalgae. Astaxanthin terbanyak dihasilkan oleh mikroalgae Haematococcus pluvialis. Sumber lain adalah hasil fermentasi ragi merah muda Xanthophyllomyces dendrorhous atau ekstrak dari produk pigmen seperti udang Antarctic krill (Euphausia superba). Selain dari alam astaxanthin juga dapat dihasilkan sintetis kimia, dan banyak digunakan sebagai makanan ikan. Astaxanthin memiliki molekul yang sama dengan famili karotenoid beta-karoten, tetapi sangat berbeda pada struktur kimia dan biologi. Astaxanthin menunjukkan potensi antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan beta-karoten pada penelitian di laboratorium (Cysewski dan Lorenz, 2000).

Stres Oksidatif, Anti Oksidan dan Latihan

Stres Oksidatif adalah keadaan patologis yang disebabkan oleh kerusakan sel dan jaringan didalam tubuh karena peningkatan jumlah radikal bebas yang tidak normal. Stres oksidatif merupakan akibat langsung dari peningkatan radikal bebas dan atau menurunnya aktifitas fisiologi antioksidan dalam melawan radikal bebas.

Radikal bebas merupakan atom tunggal atau berkelompok yang sedikitnya mempunyai satu orbit terluar yang mempunyai satu elektron tunggal (tidak berpasangan) di mana seharusnya mempunyai elektron berpasangan.

Antioksidan adalah unsur kimia atau biologi yang dapat menetralisasi potensi kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas tadi. Beberapa antioksidan endogen (seperti enzim superoxide-dismutase dan katalase) dihasilkan oleh tubuh, sedangkan yang lain seperti vitamin C dan E merupakan antioksidan eksogen yang harus didapat dari luar tubuh seperti buah-buahan dan sayur-sayuran (Iorio, 2007).

Apakah suplementasi antioksidan perlu bagi individu yang melakukan pelatihan teratur ? Alasan ini muncul karena terjadi peningkatan radikal bebas selama pelatihan.

Astaxanthin, Antioksidan Atasi Kelelahan, Kerusakan Sel dan Peradangan Otot

Seiring dengan meningkatnya kepedulian masyarakat akan hidup sehat, ilmu pengetahuan tentang anti penuaan terus berkembang. Berbagai usaha dilakukan orang untuk menunda proses penuaan. Orang ingin berumur panjang tetapi tetap sehat dan mempunyai kualitas hidup yang baik dalam menjalani hari tuanya.

Ilmu anti penuaan terus berkembang dengan berbagai penelitian yang semuanya ditujukan untuk mendalami tentang proses penuaan dan mencari pengetahuan tentang cara mengatasi dan memperlambat proses penuaan tersebut, yaitu mencegah penyakit, kesakitan, ketidakmampuan dan keterbatasan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Ada 4 prinsip teori proses penuaan yaitu teori “ wear and tear “, teori neuro endokrin, teori kontrol genetik dan teori radikal bebas. Sampai saat ini diyakini ada 5 pilar ilmu anti penuaan yaitu : diet, nutrisi, suplementasi, olah raga, dan terapi sulih hormon. Olah raga atau pelatihan merupakan pertahanan pertama melawan proses penuaan. Dengan berolah raga fungsi tubuh dapat dipertahankan dan ditingkatkan walaupun umur bertambah tua (Goldman, 2007).

  © KlikSehat Mau Sehat Tinggal Klik by Info Kesehatan Online 2012

Back to TOP